ACEH TIMUR – Polres Aceh Timur, Polda Aceh sejak tanggal 9 Maret 2026 membuka penerimaan anggota Polri Tahun 2026 bagi putra-putri terbaik bangsa yang ingin mengabdikan diri kepada negara melalui institusi Kepolisian Republik Indonesia secara transparan, objektif, akuntabel, dan tanpa dipungut biaya (gratis).
Dalam rangka menjaring calon anggota Polri yang berkualitas dan berintegritas, Polres Aceh Timur melalui Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) melaksanakan kegiatan verifikasi berkas pendaftaran online serta pengukuran tinggi badan bagi calon peserta penerimaan Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan verifikasi dilaksanakan mulai Jum’at, (27/03/2026) bertempat di Aula Bhara Daksa Polres Aceh Timur.
Pelaksanaan verifikasi ini merupakan salah satu tahapan awal dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri yang bertujuan untuk memastikan kelengkapan administrasi serta keabsahan data para pendaftar yang telah melakukan registrasi secara online. Selain itu, pengukuran tinggi badan juga dilakukan sebagai bagian dari persyaratan fisik yang harus dipenuhi oleh setiap calon peserta.
Berdasarkan data yang dihimpun sejak dibukanya pendaftaran, jumlah pendaftar yang telah melakukan registrasi secara online tercatat sebanyak 46 calon siswa. Angka tersebut menunjukkan adanya antusiasme masyarakat Aceh Timur yang cukup tinggi untuk bergabung menjadi anggota Polri.
Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. melalui Kabag SDM AKP Dasril, S.E. mengimbau kepada seluruh pendaftar yang telah melakukan registrasi online agar segera datang ke Polres Aceh Timur untuk melaksanakan verifikasi berkas dan pengukuran tinggi badan sebelum batas waktu yang telah ditentukan, yakni hingga tanggal 30 Maret 2026.
“Bagi para pendaftar yang sudah melakukan pendaftaran secara online, kami harapkan untuk segera melaksanakan verifikasi berkas dan pengukuran tinggi badan agar dapat mengikuti tahapan seleksi selanjutnya,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan anggota Polri dilaksanakan secara transparan, objektif, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Hal ini merupakan komitmen Polri dalam mewujudkan rekrutmen yang bersih dan berintegritas.
“Kami mengajak putra-putri terbaik untuk bergabung menjadi anggota Polri. Proses penerimaan dilakukan secara terbuka dan tidak dipungut biaya apa pun. Jika ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu, itu dipastikan tidak benar,” ujar AKP Dasril.
Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan oknum yang mengatasnamakan panitia penerimaan Polri dengan meminta sejumlah uang dan menjajikan kelulusan sebagai anggota Polri.
“Bagi masyarakat yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui situs resmi di http://penerimaan.polri.go.id serta dapat memperoleh informasi lebih lanjut dengan mendatangi Polres Aceh Timur.” Terang Kabag SDM Polres Aceh Timur, AKP Dasril, S.E. (Lintang).












