Daerah

Arena Judi Eks Parkiran Kafe D’ZU Jadi Perhatian, Publik Tunggu Langkah Polres Deli Serdang

11
×

Arena Judi Eks Parkiran Kafe D’ZU Jadi Perhatian, Publik Tunggu Langkah Polres Deli Serdang

Sebarkan artikel ini

Haba.co.id | Deliserdang – Aktivitas perjudian diduga berlangsung bebas di Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara,” Kamis (12/02/2026).

Praktek lokasi perjudian yang disebut-sebut menjadi arena tersebut berada di bekas area parkiran Kafe D’ZU dan disebut hanya berjarak sekitar 400 meter dari sebuah masjid.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, di lokasi itu terlihat puluhan mesin judi serta para pemain.

Hal tersebut juga dikabarkan dijaga oleh sejumlah pria yang diduga bertugas mengawasi aktivitas di dalam area perjudian.

Sejumlah pemain terlihat memadati lokasi dan bergantian memainkan mesin-mesin judi dengan harapan memperoleh kemenangan.

Di pintu masuk arena, terpampang aturan yang melarang pengunjung menggunakan telepon seluler maupun mengambil gambar selama berada di dalam lokasi.

Keberadaan arena perjudian tersebut menimbulkan keresahan warga sekitar.

Masyarakat mengaku khawatir karena sejumlah remaja disebut ikut terlibat dalam aktivitas perjudian di tempat tersebut. Selain itu, warga juga menilai keberadaan lokasi perjudian diduga berdampak pada meningkatnya potensi tindak kriminal di lingkungan.

“Setiap hari hingga malam ramai orang berjudi sampai tak kenal batas waktu. Bahkan ada yang sampai menggadaikan barang di rumah karena kalah berjudi,” ungkap salah seorang warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak aparat penegak hukum terkait dugaan aktivitas perjudian di lokasi tersebut.

Warga berharap pihak berwenang segera melakukan penertiban guna menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

Dikonfirmasi terpisah, mengenai masih aktifnya beroperasi perjudian di Desa Bakaran Batu itu kepada Kapolresta Deli Serdang Kombes Hendria Lesmana, namun memilih diam seribu bahasa.

Konfirmasi wartawan tak digubris. Hal ini menguatkan dugaan publik bahwa Kapolresta Deli Serdang terafiliasi dengan oknum terduga bandar perjudian hingga enggan memberikan tanggapan resminya.
(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *